Success Story: Hilary Samanta, Alumni Program Studi Akuntansi Perpajakan 2019, Tax and Finance PT. Eurokars Prima Utama (bidang otomotif mobil mewah Ferrari)

Semarang, 30 April 2026 – Salah satu alumni Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Hilary Samanta, lulusan Program Studi D4 Akuntansi Perpajakan Angkatan 2019, kini berkarier di PT. Eurokars Prima Utama, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang otomotif mobil mewah Ferrari. Perjalanan Hilary menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan talenta yang siap bersaing di dunia kerja modern yang menuntut kecepatan, ketelitian, dan profesionalitas tinggi.

Hilary menuturkan bahwa keputusan berkuliah di Program D4 Akuntansi Perpajakan UNDIP adalah salah satu langkah terbaik dalam hidupnya. “Selama masa perkuliahan saya memperoleh banyak ilmu yang dapat saya terapkan di dunia kerja, mulai dari praktik penggunaan software akuntansi maupun aplikasi perpajakan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa pembelajaran di kampus lebih banyak berorientasi pada praktik, soal-soal, dan pemecahan masalah dibandingkan teori semata. Hal ini membuat transisi ke dunia kerja menjadi lebih mulus karena pengetahuan yang diperoleh langsung bisa diimplementasikan.

Sejak bergabung dengan PT. Eurokars Prima Utama, Hilary dipercaya menangani bagian Tax and Finance. Lingkungan kerja yang dinamis menuntutnya untuk mampu mengelola laporan keuangan, memastikan kepatuhan perpajakan, serta mendukung transparansi fiskal perusahaan. “Banyak hal yang sudah saya pelajari di perkuliahan langsung bisa saya gunakan saat bekerja. Itu yang membuat saya percaya bahwa pendidikan vokasi benar-benar menyiapkan kita untuk dunia nyata,” tambahnya.

Menurut Hilary, Program D4 Akuntansi Perpajakan UNDIP memiliki peran penting dalam menjawab kebutuhan industri saat ini. Perusahaan modern menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menjalankan praktik di bidang akuntansi, keuangan, dan perpajakan. “Program studi ini sangat dibutuhkan dan mampu bersaing di dunia kerja saat ini, terutama ketika semua dituntut serba cepat dan tepat,” jelasnya.

Hilary juga memberikan pesan bagi mahasiswa vokasi UNDIP agar memanfaatkan masa kuliah untuk mengasah keterampilan praktis dan membangun mental kerja yang tangguh. “Jangan hanya mengejar nilai, tapi fokuslah pada keterampilan yang bisa langsung dipakai di dunia kerja. Pengalaman praktik adalah modal utama,” tegasnya.

Kisah Hilary Samanta menjadi representasi nyata bagaimana pendidikan vokasi UNDIP membentuk lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan fondasi ilmu dan keterampilan yang kuat, ia mampu berkontribusi dalam menjaga tata kelola keuangan perusahaan multinasional sekaligus membuktikan bahwa lulusan vokasi memiliki daya saing tinggi di industri strategis.