Kolaborasi Dosen Akuntansi Perpajakan dan TRKI Undip Dukung Efisiensi Produksi Teh Hijau PPTK Gambung melalui Teknologi Spray Drying

Semarang, 4 Desember 2022 – Tim dosen dari Program Studi Akuntansi Perpajakan dan Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro telah menyelesaikan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pendampingan Perhitungan Harga Pokok pada Project Teh Hijau Bancha Berbasis Teknologi Spray Drying” yang dilaksanakan bersama mitra industri teh hijau Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, Bandung.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi vokasi dalam mendukung industri berbasis komoditas lokal melalui pendekatan interdisipliner, yang menggabungkan keahlian teknis di bidang kimia industri dan akuntansi biaya.

Sinergi Teknologi dan Akuntansi dalam Produksi Teh Hijau Berkualitas

Pada kegiatan ini, tim dosen dari Prodi Akuntansi Perpajakan dan TRKI berfokus pada optimalisasi proses produksi teh hijau Bancha bebas kafein menggunakan teknologi spray drying untuk menjaga kualitas senyawa bioaktif polifenol. Sementara itu, dosen dari Prodi Akuntansi Perpajakan memberikan pendampingan teknis dalam hal penghitungan harga pokok produksi (HPP) pada Project Teh Hijau Bancha Berbasis Teknologi Spray Drying. Melalui pendekatan lintas ilmu, kami ingin memastikan bahwa proses produksi bukan hanya unggul dari sisi teknologi, tetapi juga efisien secara finansial dan berkelanjutan.

Dukungan bagi Industri Lokal dan Hilirisasi Inovasi

Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Diponegoro dalam memperkuat hilirisasi riset dan kontribusi ke masyarakat, khususnya untuk pengembangan industri berbasis komoditas lokal seperti teh hijau. PPTK Gambung sebagai mitra menyambut baik kegiatan ini karena memberikan dampak langsung pada proses evaluasi biaya dan efisiensi operasional dalam pengolahan teh hijau komersial.

Kerja sama ini diharapkan dapat terus dikembangkan dalam bentuk program lanjutan seperti pelatihan manajemen biaya produksi, digitalisasi laporan keuangan industri kecil, serta penerapan sistem akuntansi berbasis teknologi bagi UMKM dan industri agribisnis.